OBAT ABORSI DI SURABAYA

Melihat Aborsi di Kota Surabaya

Melihat perkembangan beberapa kota di Indonesia yang terlampau sudah berkembang terlalu pesat dalam beberapa tahun belakangan. Apalagi kota yang termasuk kota Industri, seperti tangerang, banten, hingga yang berada di timur pulau Jawa seperti Kota Surabaya. Kota yang memang terkenal dahulunya karena perjuangannya ini, sekarang pun tetap terkenal, namun berbeda jika menurut sudut pandang, karena kota Surabaya sekarang menjadi semacam kota Industri, dan menjadi pusat seluruh kegiatan bisnis yang ada di Jawa Timur. Selain memang dilihat dari kotanya yang sangat strategis, kota di Jawa Timur inipun memang menjadi ibukotanya.

Jika dilihat lihat, memang sangat menarik, ibarat seperti ibukota Jakarta, Kota Surabaya menjadi magnet tersendiri bagi orang Jawa Timur, maupun provinsi lain disekitarnya. Tak heran, ada banyak sekali pendatang yang ingin mencoba peruntungan nasib di kota ini. Selain itu memang pusat Kota Surabaya juga menjadi tempat untuk bertemunya berbagai macam orang yang ada di lingkup kota ataupun sekitar kota, dan juga menjadi satu tempat untuk melepas penat. Karena memang kota Besar identik dengan banyaknya hiburan malam, sebagai tempat untuk memanjakan banyak pekerja yang datang di kota tersebut. Tak heran, angka kriminalitas menjadi lumayan tinggi di kota kota besar.

Namun yang menjadi perhatian adalah salah satu angka kriminalitasnya, yaitu aborsi. Aborsi yang tinggi di kota besar memang menjadi perhatian yang sangat serius dari pemerintah. Memang jika tindakan pencegahan bisa dilakukan, namun tetap saja, angka aborsi malah setiap tahun makin menanjak. Hal ini mungkin semakin menjadi tatkala kota besar menjadi banyak pengunjung yang menetap tiap tahunnya, dan semakin maraknya pergaulan bebas di kota kota besar, tak menutup kemungkinan di kota Surabaya juga. Oleh karena itu, tindakan dari pemerintah, seperti mengadakan sosialisasi mengenai aborsi dan bahayanya sangat penting dilakukan di sekolah sekolah, dan mengadakan kampanye tentang bahaya aborsi di tempat umum, hal ini bisa dilakukan untuk mencegah adanya pelaku aborsi kembali.

Aborsi yang ilegal terjadi karena memang karena ada niatan dari pelakunya karena sudah terpentok dari tidak adanya cara lagi untuk menyembunyikan kehamilan yang didapat dari hubungan gelap yang terjadi akibat pergaulan bebas. Aborsi ilegal memang menjadi jalan pintas, menggunakan dokter sebagai pihak yang siap membantu asal ada duit yang membayarnya, menjadikan aborsi sangat mudah untuk dilakukan. Memang beberapa klinik dan rumah sakit di kota besar menolak untuk melakukan aborsi, namun tetap saja ada beberapa klinik tertentu yang memperbolehkan aborsi secara ilegal atas dasar untung sama untung. Mungkin hal inilah yang menjadi perhatian khusus, karena aborsi secara ilegal, apalagi tanpa didampingi oleh ahli untuk mengecek kesehatan wanita hamil tersebut sangat berbahaya, baik itu saat operasi, ataupun pasca operasi, dan bahkan dapat menyebabkan dampak berkepanjangan.

Dampak dari aborsi yang dilakukan secara ilegal

Untuk mengetahui kenapa wanita tidak boleh melakukan aborsi secara ilegal, terlebih dahulu harus mengetahui tentang aborsi. Aborsi adalah upaya untuk menggugurkan kandungan dan menghilangkan status kehamilan yang ada. Tentunya aborsi tentunya sah sah saja jika dilakukan dengan prosuder yang memenuhi syarat. Namun karena tidak semua boleh melakukan aborsi, maka banyak dari wanita yang hamil karena hubungan gelap, atau karena sebab lain ingin menggugurkan kandungan, banyak yang mengambil jalan pintas untuk bisa mengaborsi janin yang ada dengan jalan pintas. Pertama yang mesti diketahui, aborsi secara ilegal tentunya selain berbahaya, dilarang juga oleh agama dan secara hukum. Bisa dipastikan pelaku aborsi dan pihak yang membantunya bisa dipidanakan.

Selain kemungkinan untuk dipidanakan, anda sebagai pelaku aborsi juga bisa mendapatkan dampak dampak negatif pasca operasi, infeksi, kanker, bahkan kematian. Berikut adalah bahaya yang mungkin anda dapatkan jika melakukan aborsi secara ilegal.

  1. Pertama saat operasi berlangsung, ada banyak resiko yang bisa diterima. Salah satunya adalah pendarahan. Pendarahan yang terjadi akibat tim medis yang melakukan aborsi biasanya akan melakukannya dengan asal asalan, karena memang dilakukan secara ilegal. Dan pastinya luka pendarahan ini bisa terjadi baik di dalam rahim, ataupun di leher rahim. Pendarahan ini bisa menyebabkan kematian mendadak, atau yang paling ringan adalah gangguan pada rahim wanita tersebut. Gangguan pada rahim juga dapat menyebabkan kemandulan, sehingga wanita tidak bisa hamil lagi kedepannya. Tidak hanya itu saja, penggunaan alat alat yang biasanya kurang steril juga dapat membuat wanita tersebut terkena infeksi, yang jelas jelas dapat membahayakan wanita tersebut.

  2. Dampak kedua adalah dampak kanker yang bisa menyerang wanita pasca operasi. Hal ini memang berkaitan dari prosedur aborsi ilegal yang kurang baik, dapat menyebabkan tidak hanya satu kanker, melainkan banyak kanker, beberapa contoh yang dapat diambil dari kanker yang dapat menyerang wanita pasca aborsi antara lain, kanker leher rahim, kanker ovarium, kanker hati, bahkan hingga kanker payudara.

  3. Setelah selesai melakukan aborsi, yang tidak dilakukan secara baik dan benar, yang biasanya merusak beberapa jaringan yang ada di dalam tubuh wanita tersebut, dapat membuat presentase janin prematur yang tidak dapat berkembang dengan baik akan semakin besar. Membuat akan sulit untuk mendapatkan anak yang baik dan sehat kedepannya setelah melakukan aborsi.

  4. Tidak hanya dari segi kesehatan saja, namun dengan melakukan aborsi, maka wanita tersebut juga bisa mendapatkan dampak psikologis yang bahkan akan membuat wanita tersebut menjadi selalu kefikiran tentang aborsi yang telah dilakukan. Depresi hingga trauma biasanya membuat wanita tersebut menjadi gampang stres, sehingga akan muncul niatan untuk melakukan bunuh diri. Bahkan ada juga yang menggunakan obat obatan terlarang hanya untuk mengantisipasi hal tersebut

Beberapa wanita yang diizinkan melakukan aborsi

Tidak selamanya aborsi ini dilarang untuk dilakukan, bahkan dalam agama dan hukum juga memperbolehkan melakukan aborsi. Namun memang ada ketentuan tertentu untuk wanita yang ingin melakukan aborsi, yaitu :

  1. Wanita yang kehamilannya dapat membahayakan jiwa wanita tersebut. Biasanya hal ini dikarnakan wanita tersebut memiliki berbagai macam penyakit penyakit berat, seperti penyakit jantung, diabetes stadium akut, dan penyakit penyakit lainnya. Sehingga sangat besar kemungkinan untuk melakukan aborsi, namun hal ini dilakukan di awal awal kehamilan, dan pastinya dengan petunjuk dari dokter yang ahli dibidangnya.

  2. Kondisi kehamilan yang tidak berkembang. Biasanya hal ini dikarnakan sperma dan sel ovum yang tidak dalam kondisi yang baik, sehingga janin yang ada di dalam rahim tidak berkembang dengan baik. Kehamilan prematur seperti ini biasanya akan terlihat di awal awal kehamilan, sehingga untuk baiknya dilakukan aborsi.

Dan pastinya kesemua aborsi yang legal, dilakukan atas rekomendasi dari dokter ahli dalam bidangnya dengan prosedur yang sangat aman untuk wanita tersebut.

cara pemesanan obat aborsi asli obat penggugur kandungan obat peluntur janin cara menggugurkan kandungan cara menghilangkan janin
OBAT ABORSI USIA 1 BULAN USIA 2 BULAN USIA 3 BULAN USIA 4 BULAN USIA 5 BULAN USIA 6 BULAN
Cara Menggugurkan Kandungan Dan Cara Melunturkan Kandungan © 2017 JUAL OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN